Anshari, Muhammad Nazir (2026) Analisis Tinjauan Ekonomi Islam Terhadap Sistem Pembayaran Sewa Lapangan Futsal Oleh Player di Upik Indoor Futsal Banjarmasin. [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (175kB)
AWAL.pdf
Download (860kB)
ABSTRAK.pdf
Download (49kB)
BAB I.pdf
Download (237kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (381kB)
BAB III.pdf
Download (113kB)
BAB IV.pdf
Download (235kB)
BAB V.pdf
Download (158kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (152kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (2MB)
Abstract
Perkembangan usaha jasa olahraga futsal di Indonesia mengalami
peningkatan yang cukup pesat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap
olahraga futsal sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Kondisi ini mendorong
munculnya berbagai usaha penyewaan lapangan futsal, termasuk Upik Indoor
Futsal di Kota Banjarmasin. Dalam penyewaan lapangan futsal, sistem pembayaran
menjadi bagian penting dalam transaksi antara pengelola dan player futsal. Sistem
pembayaran yang diterapkan harus dengan memperhatikan prinsip-prinsip ekonomi
Islam.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research)
dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari manager,
admin, dan player futsal di Upik Indoor Futsal. Teknik analisis data menggunakan
model interaktif dari Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui sistem pembayaran sewa lapangan futsal di Upik Indoor Futsal serta
menganalisis kesesuaiannya dengan prinsip ekonomi Islam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembayaran sewa lapangan
futsal di Upik Indoor Futsal dilakukan secara tunai maupun non tunai melalui
transfer dan QRIS. Sistem pembayaran dilakukan dengan pembayaran penuh, uang
muka (DP), sistem pembayaran yang diterapkan pada umumnya telah sesuai dengan
prinsip akad ijarah karena terdapat kejelasan manfaat, harga sewa, waktu
penggunaan, serta adanya kerelaan antara kedua belah pihak. Selain itu, sistem
pembayaran juga mencerminkan prinsip keadilan, transparansi, dan kejujuran.
Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti kurangnya kejelasan
kesepakatan dalam pembayaran uang muka apabila terjadi pembatalan sewa yang
berpotensi menimbulkan unsur gharar apabila tidak dijelaskan secara detail kepada
penyewa
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HC Economic History and Conditions |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 06:10 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 06:10 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/31319 |




