Ridho, Muhammad Hanief (2026) Resepsi Pengamalan Zikir Al- Ma’tsurat Karya Hasan Al-Banna: Studi Living Qur’an di Pondok Pesantren Modern Al-Furqan Muhammadiyah Banjarmasin. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (1MB)
AWAL IDR.pdf
Download (2MB)
ABSTRAK.pdf
Download (208kB)
BAB I.pdf
Download (381kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (365kB)
BAB III.pdf
Download (282kB)
BAB IV.pdf
Download (281kB)
BAB V.pdf
Download (499kB)
BAB VI.pdf
Download (228kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (231kB)
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik pembacaan zikir al-
Ma’tsurat yang dilakukan secara rutin, berjamaah, dan terinstitusionalisasi di
Pondok Pesantren Modern Al-Furqan Muhammadiyah Banjarmasin. Fenomena ini
menarik untuk dikaji karena memiliki karakteristik yang berbeda dengan praktik
zikir yang lazim di kalangan Muhammadiyah. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui praktik pengamalan zikir al-Ma’tsurat, dampak yang dirasakan oleh
para pengamalnya, serta makna yang dibangun oleh para santri dan pembina
terhadap praktik tersebut.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi partisipatif,
wawancara mendalam dengan lima santri senior dan dua musyrif asrama, serta studi
dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data,
dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan perspektif living Qur’an
dengan dukungan teori resepsi, praktik sosial, efek religius, dan fenomenologi
makna.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengamalan zikir al-Ma’tsurat di
Pondok Pesantren Modern Al-Furqan Muhammadiyah Banjarmasin merupakan
praktik keagamaan yang terstruktur, kolektif, dan menjadi bagian dari sistem
pembinaan pesantren. Zikir dilaksanakan secara rutin dan wajib sehingga
membentuk habitus religius melalui proses pembiasaan yang berkelanjutan.
Dampak pengamalannya bersifat multidimensional, meliputi aspek psikologis,
spiritual dan sosial. Adapun makna pengamalan zikir mengalami transformasi
secara bertahap dari kewajiban yang bersifat eksternal menjadi kebutuhan spiritual
yang bersifat internal, bahkan berkembang menjadi bagian dari identitas religius
santri. Dengan demikian, zikir al-Ma’tsurat tidak hanya berfungsi sebagai ritual
ibadah, tetapi juga sebagai sarana internalisasi nilai-nilai Qur’ani, pembentukan
karakter, dan penguatan identitas keagamaan dalam lingkungan pesantren
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 05:39 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 05:39 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/31339 |




