Khairiri, Muhammad (2026) Kualitas Bacaan Al-Qur’an Ibu-Ibu Di Rumah Tahfidz Qur’an Salaamah Bisyafa’atil Qur’an Banjarmasin. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (906kB)
AWAL.pdf
Download (2MB)
ABSTRAK.pdf
Download (515kB)
BAB I.pdf
Download (864kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB III.pdf
Download (1MB)
BAB IV.pdf
Download (1MB)
BAB V.pdf
Download (755kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (810kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (9MB)
Abstract
Ibu memiliki peran yang sangat penting sebagai madrasah al-ûlâ atau
sekolah pertama bagi anak-anaknya, sehingga kualitas bacaan Al-Qur'an seorang
ibu secara langsung berpengaruh terhadap pendidikan agama dalam keluarga.
Namun, berdasarkan temuan awal di lapangan, kualitas bacaan Al-Qur'an Ibu-Ibu
di Rumah Tahfidz Qur'an Salaamah Bisyafa'atil Qur'an masih beragam, terutama
dalam penerapan hukum tajwid tanwin, nun sukun, dan mim sukun pada bacaan
berdengung dan tidak berdengung. Kondisi ini mendorong perlunya penelitian yang
lebih mendalam mengenai kualitas bacaan serta faktor-faktor yang
memengaruhinya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas bacaan Al-Qur'an Ibu
Ibu di Rumah Tahfidz Qur'an Salaamah Bisyafa'atil Qur'an serta mengidentifikasi
faktor pendukung dan penghambat kualitas bacaan Al-Qur'an Ibu-Ibu di lembaga
tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik
pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 12
santri Ibu-Ibu yang menjadi peserta pembelajaran di Rumah Tahfidz Qur'an
Salaamah Bisyafa'atil Qur'an.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas bacaan Al-Qur'an Ibu-Ibu
secara keseluruhan berada pada kategori baik hingga sangat baik, meskipun masih
terdapat beberapa peserta yang berada pada kategori cukup baik. Dari 12 santri yang
diteliti, 2 orang memperoleh kategori Mumtâz (Sangat Baik), 1 orang memperoleh
kategori Jayyīd Jiddan (Baik Sekali), 5 orang memperoleh kategori Jayyīd (Baik),
dan 4 orang memperoleh kategori Maqbûl (Cukup Baik). Perbedaan hasil ini sejalan
dengan indikator kualitas bacaan yang mencakup fashahah, penerapan tajwid, dan
kelancaran membaca sebagaimana dikemukakan Abdul Aziz Abdur Rauf. Adapun
faktor-faktor yang mendukung kualitas bacaan meliputi motivasi internal yang
kuat, kebiasaan rutin muraja'ah, metode pembelajaran yang efektif, peran ustazah
yang sabar dan aktif membimbing, serta lingkungan belajar yang nyaman dan
kondusif. Dalam perspektif teori belajar sosial Albert Bandura, lingkungan Rumah
Tahfidz terbukti berperan aktif membentuk kemampuan peserta melalui
pembiasaan dan interaksi sosial yang bernuansa keagamaan. Sementara itu, faktor
faktor yang menghambat kualitas bacaan meliputi faktor usia lanjut yang
menyebabkan berkurangnya fleksibilitas organ pengucapan dan penurunan daya
ingat, kurangnya pemahaman dasar hukum tajwid, kesulitan membedakan bacaan
berdengung dan tidak berdengung dalam praktik, kurangnya intensitas latihan
mandiri akibat kesibukan sehari-hari, serta faktor eksternal seperti kondisi cuaca
yang menghambat kehadiran dan kontinuitas belajar. Meskipun demikian, peserta
yang memiliki motivasi kuat dan konsisten dalam muraja'ah terbukti mampu
meminimalkan dampak hambatan usia
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 06:46 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 06:46 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/31367 |




