Ansyari, Muhammad Novi Nur (2026) Strategi Sekolah dalam Menumbuhkan Budaya Islam pada Peserta Didik di SMAN 3 Banjarmasin. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (122kB)
AWAL.pdf
Download (810kB)
ABSTRAK.pdf
Download (188kB)
BAB I.pdf
Download (520kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (723kB)
BAB III.pdf
Download (253kB)
BAB IV.pdf
Download (373kB)
BAB V.pdf
Download (195kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (211kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya budaya Islam dalam
membentuk karakter religius peserta didik di lingkungan sekolah. Keberhasilan
pelaksanaan budaya Islam tidak terlepas dari strategi yang diterapkan oleh sekolah
dalam membiasakan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari peserta
didik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi sekolah
dalam menumbuhkan budaya Islam pada peserta didik di SMAN 3 Banjarmasin
serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
lapangan (field research). Lokasi penelitian dilaksanakan di SMAN 3 Banjarmasin.
Sumber data dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama
Islam, pembina organisasi siswa, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data
menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan
keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi sekolah dalam menumbuhkan
budaya Islam pada peserta didik di SMAN 3 Banjarmasin dilakukan melalui lima
strategi utama, yaitu: (1) strategi pembiasaan berbasis organisasi siswa melalui
kegiatan tadarus Al-Qur’an, salat Zuhur berjamaah, kegiatan peringatan hari besar
Islam, dan kegiatan sosial keagamaan; (2) strategi keteladanan melalui pemberian
contoh sikap religius oleh guru dan warga sekolah; (3) strategi pembinaan dan
pengawasan melalui arahan, pendampingan, serta evaluasi terhadap pelaksanaan
kegiatan budaya Islam; (4) strategi penguatan nilai sosial keislaman melalui
kegiatan berbagi, kepedulian sosial, dan pembentukan sikap saling menghargai; dan
(5) strategi lingkungan dan kebijakan sekolah melalui penciptaan suasana sekolah
yang religius serta dukungan aturan sekolah. Faktor pendukung pelaksanaan
budaya Islam meliputi dukungan warga sekolah, peran aktif organisasi siswa,
fasilitas yang memadai, serta adanya kebijakan sekolah yang mendukung. Adapun
faktor penghambatnya meliputi perbedaan tingkat kesadaran keagamaan peserta
didik, keterbatasan waktu pelaksanaan kegiatan, perbedaan kemampuan membaca
Al-Qur’an, serta pengaruh lingkungan di luar sekolah.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 02:32 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 02:32 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/31737 |




