Khairunnisa, Khairunnisa (2026) Profil Kemampuan Metakognitif Siswa Kelas VIII dalam Pemecahan Masalah pada Materi Geometri di SMPN 5 Mandastana. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (384kB)
AWAL.pdf
Download (789kB)
ABSTRAK.pdf
Download (132kB)
BAB I.pdf
Download (238kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (390kB)
BAB III.pdf
Download (226kB)
BAB IV.pdf
Download (860kB)
BAB V.pdf
Download (132kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (157kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (3MB)
Abstract
Berdasarkan hasil wawancara awal dengan guru matematika kelas VIII
SMPN 5 Mandastana, diperoleh informasi bahwa sebagian siswa belum terbiasa
menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan, menentukan strategi
penyelesaian, serta memeriksa kembali hasil pekerjaannya. Perilaku tersebut
berkaitan dengan aspek metakognitif, yaitu perencanaan (planning), pemantauan
(monitoring), dan evaluasi (evaluating) dalam proses pemecahan masalah. Oleh
karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil metakognitif siswa
kelas VIII berkemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah dalam
menyelesaikan soal Teorema Pythagoras di SMPN 5 Mandastana.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan
kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas enam siswa kelas VIII SMPN 5 Mandastana
Tahun Ajaran 2025/2026 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling,
yaitu dua siswa dengan kemampuan matematika tinggi, dua siswa dengan
kemampuan matematika sedang, dan dua siswa dengan kemampuan matematika
rendah. Data dikumpulkan melalui tes pemecahan masalah, wawancara, dan
dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui reduksi data, penyajian data,
dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil kemampuan metakognitif siswa
berbeda pada setiap kategori kemampuan matematika. Siswa dengan kemampuan
matematika tinggi cenderung mampu memenuhi indikator planning, monitoring,
dan evaluating secara lebih lengkap dibandingkan kategori lainnya. Pada kategori
ini, masing-masing subjek menunjukkan tingkat metakognitif yang berbeda, yaitu
Reflective Use dan Strategic Use. Siswa dengan kemampuan matematika sedang
mampu memenuhi sebagian indikator metakognitif, namun belum konsisten dalam
memantau dan mengevaluasi proses penyelesaian masalah sehingga masing
masing subjek berada pada tingkat Aware Use dan Tacit Use. Sementara itu, siswa
dengan kemampuan matematika rendah belum mampu memenuhi seluruh indikator
planning, monitoring, dan evaluating sehingga kedua subjek berada pada tingkat
Tacit Use.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 04:06 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 04:06 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/31848 |




