Ulpa, Asiyatul (2026) Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Membangun Kerjasama Guru (Studi Multi Kasus di SDIT Al-Firdaus dan SD Islam Sabilal Muhtadin Kota Banjarmasin). Masters thesis, Pascasarjana.
Pernyataan Keaslian Tulisan.pdf
Download (157kB)
Awal.pdf
Download (808kB)
Abstrak.pdf
Download (111kB)
BAB_I.pdf
Download (275kB)
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (459kB)
BAB_III.pdf
Download (271kB)
BAB_IV.pdf
Download (564kB)
BAB_V.pdf
Download (98kB)
Daftar_Pustaka.pdf
Download (148kB)
Lampiran.pdf
Download (6MB)
Abstract
Strategi kepemimpinan kepala sekolah merupakan usaha sistematik dan
terencana kepala sekolah untuk mengarahkan dan memberdayakan sumber daya
sekolah guna mencapai visi, misi, dan mutu pendidikan, sekaligus menjadi faktor
kunci dalam membangun kerja sama guru yang solid. Namun, kerja sama antarguru
di banyak sekolah masih terhambat oleh individualisme guru dan lemahnya strategi
kepemimpinan kepala sekolah. Penjajakan awal menunjukkan bahwa kepala
sekolah SDIT Al-Firdaus dan SD Islam Sabilal Muhtadin Kota Banjarmasin justru
mempunyai strategi kepemimpinan dalam membangun kerja sama guru. Penelitian
ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis strategi kepemimpinan kepala
sekolah pada tahap formulasi, implementasi, dan evaluasi dalam membangun kerja
sama guru di kedua sekolah tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi
multikasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah,
koordinator bidang, serta guru senior yang ditentukan melalui teknik snowball
sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan
dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles,
Huberman, dan Saldaña. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber,
metode, dan peneliti serta uji konfirmabilitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kepala sekolah merumuskan
strategi kepemimpinan dengan pendekatan berbeda. SDIT Al-Firdaus menempuh
jalur sistemik-terstruktur, yang memandang sekolah sebagai satu kesatuan yang
saling berhubungan, dengan memadukan strategi transformasional, partisipatif, dan
manajerial melalui internalisasi misi kolaboratif dan pelibatan guru sejak
perencanaan, pelibatan guru dalam setiap kegiatan, serta pelibatan guru dalam
pengambilan keputusan. Diimplementasikan melalui komunitas belajar, pembinaan
spiritual, kepanitiaan lintas bidang, keteladanan, dan sistem penghargaan. SD Islam
Sabilal Muhtadin menempuh jalur relasional-kultural melalui komunikasi terbuka
dan keteladanan kepala sekolah, diimplementasikan melalui kerja sama per kombel,
budaya saling membantu, dan pembentukan tim, dengan faktor pendukung berupa
kedekatan personal dan budaya kekeluargaan. Evaluasi pada kedua sekolah
menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan efektif menumbuhkan kerja sama
guru, sementara hambatan yang muncul, baik miskomunikasi maupun beban
kerja,bersifat situasional dan dapat dikelola, bukan kegagalan struktural dari
strategi itu sendiri
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana (Magister dan Dokter) > S2 Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 06:49 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 06:50 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/32314 |




