Autharina, Neily (2026) Interaksi Santri dengan Al-Qur’an: Studi Implementasi Nilai Surat As-Sajdah Berdasarkan Hafalan di Pondok Pesantren Modern Nailul Authar Danau Usung Kabupaten Murung Raya. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (118kB)
AWAL.pdf
Download (373kB)
ABSTRAK.pdf
Download (118kB)
BAB I.pdf
Download (169kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
BAB III.pdf
Download (172kB)
BAB IV.pdf
Download (185kB)
BAB V.pdf
Download (103kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (133kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (782kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya interaksi santri dengan Al
Qur’an secara menyeluruh, tidak hanya dalam aspek bacaan dan hafalan, tetapi juga
pemahaman makna serta pengamalan nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Di
Pondok Pesantren Modern Nailul Authar Danau Usung, surat As-Sajdah merupakan
hafalan wajib bagi santri tingkat Ulya. Namun, adanya variasi jumlah hafalan di
antara santri diduga memengaruhi kualitas pemahaman dan implementasi nilai-nilai
karakter Qurani yang terkandung di dalamnya.
Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat
hafalan, pemahaman makna, dan pengamalan nilai-nilai surat As-Sajdah dalam
kehidupan sehari-hari santri tingkat Ulya. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk
mengkaji apakah terdapat perbedaan pemahaman dan pengamalan nilai antara
kelompok santri yang sudah hafal dan yang belum hafal.
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan strategi
studi kasus melalui pendekatan penelitian lapangan (field research). Data primer
dalam penelitian ini diperoleh langsung di lapangan melalui interaksi dengan
informan menggunakan instrumen pedoman wawancara mendalam dan observasi
untuk menggambarkan fenomena secara apa adanya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat hafalan surat As-Sajdah santri
belum merata, yaitu 5 orang sudah hafal penuh dan 4 orang baru hafal sebagian,
yang disertai dengan rendahnya pemahaman terhadap makna surat karena santri
lebih fokus pada hafalan teks. Hal ini berdampak pada pengamalan nilai-nilai surat
dalam keseharian yang belum konsisten, di mana perilaku baik santri umumnya
masih didorong oleh faktor lingkungan dan aturan pondok, bukan atas dasar
kesadaran pribadi. Hasil analisis juga membuktikan bahwa tidak ada hubungan
antara jumlah hafalan dengan pemahaman dan pengamalan. Santri yang sudah
hafal, ada yang paham dan mengamalkan, ada pula yang tidak. Santri yang belum
hafal, juga serupa. Kedalaman pemahaman makna dan nilai merupakan faktor
utama yang mendasari pengamalan, terlepas dari jumlah hafalan teks.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 06:23 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 06:23 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/32456 |




