Iqbal, Muhammad (2023) PRAKTIK PERNIKAHAN ANAK PADA MASYARAKAT ETNIS MADURA (STUDI KASUS DI DESA GUNUNG BATU KECAMATAN BINUANG KABUPATEN TAPIN). [Skripsi]
001. PERNYATAAN.pdf
Download (389kB)
002. AWAL.pdf
Download (1MB)
003. ABSTRAK.pdf
Download (8kB)
004. BAB I.pdf
Download (499kB)
005. BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (632kB)
006. BAB III.pdf
Download (204kB)
007. BAB IV.pdf
Download (704kB)
008. BAB V.pdf
Download (9kB)
009. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (233kB)
010. LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi dari kebiasaan masyarakat etnis Madura di
desa Gunung Batu yang melakukan praktik pernikahan anak. Dari hasil
wawancara awal pernikahan anak bukan hanya sekedar kebiasaan atau tradisi
setempat melainkan untuk menghindarkan anak dari perbuatan yang sifatnya
melanggar norma agama. Hal yang menarik adalah dari beberapa masyarakat yang
melangsungkan praktik pernikahan anak hingga sekarang dapat membina rumah
tangga dengan baik.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran praktik serta
latarbelakang pernikahan anak pada masyarakat etnis Madura di desa Gunung
Batu, dan dampak yang ditimbulkan akibat praktik pernikahan anak tersebut.
Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan
deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan
wawanacara. Data diolah dengan teknik editing dan matrikasi, serta dianalisis
menggunakan teknik deksriptif kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan praktik pernikahan anak yang terjadi
dalam kehidupan masyarakat etnis Madura di Desa Gunung Batu dilatarbelakangi
oleh beberapa faktor antara lain ekonomi, pendidikan, agama dan juga
perjodohan. Serta adanya anggapan masyarakat terkait pernikahan anak atau
pernikahan di usia dini merupakan hal yang wajar selama tidak melanggar
ketentuan syariat agama tanpa mempertimbangkan aspek lain baik dari segi
hukum, sosial, dan juga kesehatan. Praktik pernikahan anak pada masyarakat etnis
Madura di desa Gunung Batu juga dilangsungkan tanpa menempuh dispensasi
kawin di pengadilan agama, sehingga pernikahan anak tersebut tidak tercatat di
lembaga pencatatan perkawinan. Dampak yang timbul akibat pernikahan anak
pada masyarakat etnis Madura di desa Gunung Batu antara lain sering terjadi
perselisihan dalam rumah tangga karena kesiapan emosional yang belum matang
meskipun tidak berakibat pada perceraian, ketergantungan dengan orang tua, dan
kurangnya kesadaran akan hak dan tanggungjawab suami istri dalam mengasuh
anak.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Pramubakti Syanie Raisya Hani |
| Date Deposited: | 04 Aug 2023 02:33 |
| Last Modified: | 04 Aug 2023 02:33 |
| URI: | http://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/24646 |




