Hadenah, Hadenah (2024) Kontribusi Social Media Fatigue terhadap Kecemasan Sosial pada Mahasiswa yang Menggunakan Instagram di UIN Antasari Banjarmasin. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (196kB)
AWAL.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK.pdf
Download (8kB)
BAB I.pdf
Download (507kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (610kB)
BAB III.pdf
Download (416kB)
BAB IV.pdf
Download (1MB)
BAB V.pdf
Download (11kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (254kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (5MB)
Abstract
Usia 18 sampai 24 tahun adalah usia kebanyakan mahasiswa, merupakan
usia yang memasuki masa dewasa awal. Periode ini mahasiswa mengalami tahap
emerging adulthood yaitu tahap transisi remaja akhir yang disertai dengan
dinamika psikologis. Kebanyakan mahasiswa mengakses internet untuk bermain
media sosial secara berlebihan. Hal ini menyebabkan kelelahan psikologis pada
mahasiswa, dampak negatif dari kelelahan psikologis tersebut salah satunya
social media fatigue. Akibat kelelahan bermedia sosial ini memicu permasalahan
psikologis lainnya seperti kecemasan sosial.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi kontribusi social media
fatigue dengan kecemasan sosial pada mahasiswa yang menggunakan instagram
di UIN Antasari Banjarmasin. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan
model regresi linear sederhana. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa
S1 UIN Antasari Banjarmasin angkatan 2016, 2017, 2018, 2019, 2020, 2021, dan
2022 yang berjumlah 11.353 orang. Teknik pengambilan sampel yag digunakan
sampling insidental. Sampel penelitian diambil menggunakan tabel Isaac dan
Michael dengan tingkat error 5% didapatkan sebanyak 340 sampel responden.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala likert yang
dianalisis melalui program komputer Statistical Packages for Social Science
(SPSS) Release 25.0 for window.
Hasil penelitian yang didapatkan yaitu: 1) Tingkat social media fatigue
pada mahasiswa yang menggunakan instagram, kategori tinggi sebanyak 41 orang
(12%), sedang 278 orang (82%) dan rendah 21 orang (6%). 2) Tingkat kecemasan
sosial pada mahasiswa yang menggunakan instagram, kategori tinggi sebanyak 34
orang (10%), sedang 248 orang (73%), rendah 58 orang (17%). 3) Terdapat
kontribusi yang positif dari social media fatigue terhadap kecemasan sosial pada
mahasiswa yang menggunakan instagram di UIN Antasari Banjarmasin dengan
nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, beserta sumbangan koefisien determinasi
sebesar 0,190 yang menyatakan kontribusi social media fatigue terhadap
kecemasan sosial sebesar 0,190 atau 19,0%. Adapun sebesar 81,0% dipengaruhi
oleh variabel lainnya
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 30 Jan 2024 05:58 |
| Last Modified: | 30 Jan 2024 05:58 |
| URI: | http://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/26141 |




