EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR

Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (Advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri

Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.


Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses, cari dan lainnya

Komparasi Hukum Berbekam Bagi Orang yang Berpuasa dalam Perspektif Mazhab Syafi’i dan Mazhab Hambali

Rasyid, Muhammad Abdul (2024) Komparasi Hukum Berbekam Bagi Orang yang Berpuasa dalam Perspektif Mazhab Syafi’i dan Mazhab Hambali. [Skripsi]

[thumbnail of PERNYATAAN.pdf] Text
PERNYATAAN.pdf

Download (109kB)
[thumbnail of AWAL.pdf] Text
AWAL.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (191kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (399kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (498kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (459kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (313kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (72kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (245kB)
[thumbnail of LAMPIRAN LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Puasa adalah kewajiban bagi seorang muslim yang sudah dewasa sebagai
sebuah ungkapan ketakwaan seorang hamba kepada Allah, beberapa hal dapat
membatalkan puasa seperti makan, minum, memasukan sesuatu kedalam rongga
tubuh dengan sengaja, dalam hal ini terdapat perbedaan pendapat tentang pembatal
puasa, bekam adalah jenis pengobatan dengan penghisapan darah dari kulit untuk
membersihkan darah dari racun dan meningkatkan aliran darah. Penulis tertarik
pada dua mazhab besar yaitu mazhab Syafi’i dan mazhab Hambali, yang
mempunyai pandangan yang berbeda tentang hukum berbekam saat sedang
berpuasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pandangan
kedua mazhab terhadap hukum berbekam bagi orang yang sedang berpuasa.
Penelitian ini masuk ke dalam kategori penelitian kepustakaan yang
mengandalkan sumber-sumber kepustakaan untuk mendapatkan pemahaman
hukum normatif. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk melakukan
analisis perbandingan.
Hasil penelitian ini mendapati bahwa kedua mazhab memiliki perbedaan
pendapat tentang hukum berbekam bagi orang yang sedang berpuasa meskipun
sama sama menggunakan dasar hukum hadis yang sohih, mazhab Syafi’i
berpendapat bahwa berbekam saat berpuasa tidak membatalkan puasa dengan dalil
Hadis yang diriwayatkan Oleh Ibnu Abbas , namun ada pendapat makruh karena
dapat melemahkan tubuh. Sementara itu, mazhab Hambali berpandangan bahwa
berbekam saat berpuasa membatalkan puasa, didasarkan pada hadis sahabat
Syaddad bin Aus.

Item Type: Skripsi
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab
Depositing User: Sri YF
Date Deposited: 05 Feb 2024 03:06
Last Modified: 05 Feb 2024 03:06
URI: https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/26170

Actions (login required)

View Item
View Item