EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR

Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (Advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri

Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.


Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses, cari dan lainnya

Konsep Thaharah Dalam Al-Qur’an Menurut Tafsir Al Munîr Karya Wahbah Az-Zuḫailî

Rasid, Muhammad (2025) Konsep Thaharah Dalam Al-Qur’an Menurut Tafsir Al Munîr Karya Wahbah Az-Zuḫailî. [Skripsi]

[thumbnail of pernyataan keaslian tulisan.pdf] Text
pernyataan keaslian tulisan.pdf

Download (371kB)
[thumbnail of AWAL.pdf] Text
AWAL.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (376kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (642kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (808kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (375kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA .pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA .pdf

Download (404kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (743kB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya perbedaan perspektif mengenai
permasalahan Thaharah dalam penafsiran Wahbah pada kitab Tafsir Al-Munîr
yang sedikit berbeda dari tafsiran-tafsiran lain.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penafsiran Wahbah Az
Zuḫailî terhadap ayat-ayat dalam Al-Qur’an yang menyinggung tentang konsep
Thaharah
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dan
pendekatan yang di gunakan adalah pendekatan kualitatif, pendekatan kualitatif
sendiri adalah pendekatan penelitian yang fokus pada kualitas, makna pemahaman
mendalam tentang fenomena
Penelitian ini menunjukkan Hasil bahwa dari ketiga ayat yang ditafsirkan
dalam Tafsir Al-Munîr, surah Al-Muddasir ayat 3-4, At-Taubah ayat 107-108, Al
Maidah ayat 6. Surah Al-Hujurat ayat 12 Surah Al-A’la ayat 14-15ditemukan
adanya persamaan juga perbedaan. Untuk persamaan, dari ketiga ayat tersebut
sama-sama membahas mengenai kebersihan dalam Al-Qur’an tidak hanya
kebersihan jasmani contohnya membersihkan badan dari segala kotoran dari kepala
sampai kaki tapi juga Thaharah secara rohani
contohnya menjauhi diri dari perbuatan tercela seperti ria sombong kikir. Untuk
perbedaannya, dari ketiga ayat tersebut memang menyebutkan bahwa kebersihan
yang dimaksud bukan hanya Thaharah secara jasmani, melainkan juga Thaharah
secara rohani,namun pada surah At-Taubah dan Al-Maidah keterkaitan antara
rohani,kebersihan jasmani dan kebersihan rohani ini tidak berkaitan secara
langsung. Maksudnya bukan berarti apabila jasmaninya kotor, maka hatinya juga
kotor dan sebaliknya. Berbeda pada penafsiran surah Al-Muddasir, pada ayat 3-4,
Wahbah Az-Zuḫailî mengomentari pendapat Qotadah dengan “Kedua makna itu
benar. Sesungguhnya kesucian indrawi atau kebersihan, biasanya berbarengan
dengan kesucian maknawi. Artinya bersih dan jauh-jauh dari maksiat.
Kebalikannya adalah benar. Adanya kotoran menunjukkan dengan pasti banyaknya
dosa. Ayat ini menunjukkan keagungan Allah Swt dari apa yang diucapkan oleh
para penyembah berhala, kebersihan, perbaikan akhlak, dan menjauhi maksiat

Item Type: Skripsi
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Yoe Oden
Date Deposited: 19 Jun 2025 02:12
Last Modified: 19 Jun 2025 02:12
URI: https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/29033

Actions (login required)

View Item
View Item