Khadijah, Khadijah (2025) Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah, Teman Sebaya, Dan Religious Culture Terhadap Pencegahan Perilaku Bullying Santri Pondok Pesantren Di Kabupaten Banjar. Masters thesis, Pascasarjana.
PERNYATAAN.pdf
Download (108kB)
AWAL.pdf
Download (696kB)
ABSTRAK.pdf
Download (100kB)
BAB 1.pdf
Download (485kB)
BAB II .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (537kB)
BAB III .pdf
Download (357kB)
BAB IV .pdf
Download (918kB)
BAB V .pdf
Download (145kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (206kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (5MB)
Abstract
Perilaku bullying bisa terjadi kapan pun dan dimana pun, tidak
menutup kemungkinan terjadi di dunia pendidikan termasuk di sebuah lembaga
yang dipimpin oleh kepala sekolah, teman sebaya yang berada di sekitarnya dan
memiliki budaya keagamaan yang kuat yaitu pondok pesantren. Penelitian ini
dilatarbelakangi adanya perilaku bullying santri yang terjadi di tiga pondok
pesantren yang ada di Kabupaten Banjar. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah, teman
sebaya dan religious culture terhadap pencegahan perilaku bullying santri pondok
pesantren baik secara parsial maupun simultan.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei.
Sampel penelitian berjumlah 269 santri dari tiga pondok pesantren, dipilih melalui
teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang
telah diuji validitas dan reliabilitas, lalu dianalisis dengan regresi linear berganda
menggunakan SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kepemimpinan
transformasional kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap pencegahan
perilaku bullying santri dengan nilai signifikansi 0,036<0,05. Religious culture
juga berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,000<0,05. Sementara itu,
Teman Sebaya tidak berpengaruh signifikan terhadap pencegahan perilaku
bullying dengan nilai signifikansi 0,087>0,05. Kemudian setelah dilakukan Uji F
untuk menguji ketiga variabel independen terhadap variabel dependen dapat di
ambil kesimpulan bahwa ketiga variabel indipenden tersebut berpengaruh
signifikan terhadap pencegahan perilaku bullying santri pondok pesantren karena
nilai signifikansi variabel independen 0,000 yang berarti lebih kecil dari nilai
signifikan yang ditentukan yaitu 0,001. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R²)
sebesar 0,180 menunjukkan bahwa 18 % variabel kepemimpinan transformasional
kepala sekolah, Teman Sebaya, dan budaya keagamaan bersama-sama
memberikan kontribusi sedang terhadap pencegahan perilaku bullying santri
pondok pesantren dan 82 % dapat dijelaskan oleh faktor lain yang
mempengaruhinya
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana (Magister dan Dokter) > S2 Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 16 Oct 2025 00:54 |
| Last Modified: | 16 Oct 2025 00:54 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/30144 |




