Andayana, Putri Rahmadani (2026) Pendapat Ulama NU dan Muhammadiyah di Kota Banjarmasin Terhadap ASI yang Dibubukan. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (122kB)
AWAL.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK.pdf
Download (135kB)
BAB 1.pdf
Download (463kB)
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (379kB)
BAB 3.pdf
Download (230kB)
BAB 4.pdf
Download (375kB)
BAB 5.pdf
Download (167kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (173kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (2MB)
Abstract
Air susu ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi karena mengandung zat
gizi yang lengkap serta berperan penting dalam tumbuh kembang anak. Seiring
dengan perkembangan teknologi, muncul fenomena baru berupa ASI yang
dibubukkan melalui proses tertentu, seperti freeze drying, yang bertujuan untuk
memperpanjang masa simpan dan memudahkan distribusi ASI. ASI juga
memegang posisi penting dalam Islam, tidak hanya sebagai sumber nutrisi utama
bagi bayi, tetapi juga sebagai dasar penentuan konsekuensi hukum tertentu,
khususnya dalam hukum pemberian ASI (radā‘ah). Permasalahan muncul ketika
ASI yang dapat dialih bentukan menjadi bentuk bubuk sehingga menimbulkan
persoalan hukum mengenai keabsahan pemberian ASI dan dampaknya terhadap
hubungan mahram. Praktik ini menimbulkan perbedaan pendapat di kalangan
ulama NU dan ulama Muhammadiyah.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapat ulama NU dan
Muhammadiyah di Kota Banjarmasin terkait keabsahan ASI yang dibubukkan
tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris, dan
berdekatan deskriptif-analilis. Data diperoleh dari wawancara langsung dengan
enam informan yang terdiri tiga ulama NU dan tiga ulama Muhammadiyah di Kota
Banjarmasin
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ulama NU membolehkan ASI yang
dibubukkan selama tidak mengubah substansinya dan tetap mendapatkan nutrisi
pada anaknya, dan menekankan bahwa ASI tetap berpengaruh terhadap hukum
persususan selama zat ASI masih ada dan masuk ke dalam perut bayi , meskipun
tercampur dengan bahan lain. Sebaliknya ulama Muhammadiyah tidak
membolehkan ASI yang dibubukkan karena mengkhawatirkan nasab dan
kemahraman
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 07:36 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 07:36 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/30677 |




