Maulidha, Nabilla (2026) Pengaruh Self Awareness Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Instansi Pemerintahan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (211kB)
AWAL.pdf
Download (787kB)
ABSTRAK.pdf
Download (289kB)
BAB I.pdf
Download (536kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (576kB)
BAB III.pdf
Download (767kB)
BAB IV .pdf
Download (1MB)
BAB V.pdf
Download (294kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (437kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Disiplin kerja merupakan aspek penting yang berpengaruh terhadap
efektivitas dan kualitas kinerja pegawai. Namun, dalam kondisi terkini masih
ditemukan permasalahan berupa ketidakpatuhan terhadap aturan, waktu, serta
pelaksanaan tugas yang belum sepenuhnya mengikuti prosedur. Kondisi ini
berdampak pada efektivitas kerja dan pencapaian tujuan organisasi. Salah satu
faktor yang berkaitan dengan tingkat disiplin kerja adalah self awareness, yaitu
kemampuan individu memahami pikiran, perasaan, dan tindakannya dalam konteks
pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat disiplin kerja dan self
awareness pegawai di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah
(BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif non
eksperimen dengan metode regresi linear sederhana. Penelitian ini menggunakan
dua skala yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, dengan indeks
reliabilitas pada self awareness sebesar 0,867 dan pada disiplin kerja sebesar 0,872.
Populasi penelitian berjumlah 137 orang pegawai, seluruhnya dijadikan sampel
penelitian melalui teknik total sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat disiplin kerja pegawai
BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan berada pada kategori tinggi sebesar
(29,2%), sedang sebesar (54,7%), dan rendah sebesar (16,1%). Sementara itu,
tingkat self awareness pegawai paling banyak berada pada kategori tinggi sebesar
(28,5%), sedang sebesar (56,9%) dan rendah sebesar (14,6%). Berdasarkan hasil uji
regresi linear sederhana menggunakan SPSS 27, diperoleh nilai (β = 0,69; t(135) =
11,09; p < 0,05) dengan kontribusi pengaruh sebesar 47,7%. Hal ini menunjukkan
bahwa semakin tinggi tingkat self awareness, maka semakin tinggi pula tingkat
disiplin kerja pegawai. Namun demikian, hasil penelitian juga mengindikasikan
bahwa masih terdapat faktor-faktor lain di luar self awareness yang turut
memengaruhi kedisiplinan kerja, seperti lingkungan kerja, budaya organisasi,
motivasi kerja, sistem pengawasan, dan gaya kepemimpinan. Dalam kondisi
tertentu, kedisiplinan kerja dapat menurun apabila nilai-nilai disiplin tidak
didukung oleh lingkungan dan sistem organisasi yang konsisten
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 06:32 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 06:32 |
| URI: | http://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/30724 |




