EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR

Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (Advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri

Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.


Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses, cari dan lainnya

Hak Perempuan Di Dusun Emil Dalam Perspektif Mazhab Syafi’I Dan Hanbali

Sabda, Sabda (2026) Hak Perempuan Di Dusun Emil Dalam Perspektif Mazhab Syafi’I Dan Hanbali. [Skripsi]

[thumbnail of pernyataan keaslian tulisan.pdf] Text
pernyataan keaslian tulisan.pdf

Download (459kB)
[thumbnail of AWAL.pdf] Text
AWAL.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (352kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (907kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (782kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (715kB)
[thumbnail of BAB IV 4.pdf] Text
BAB IV 4.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (355kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (461kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang hak perempuan di Dusun Emil dalam perspektif
Mazhab Syafi’i dan Mazhab Hambali. Fokus kajian diarahkan pada pemenuhan
hak perempuan dalam bidang pendidikan, sosial, ekonomi, perlindungan hukum,
dan partisipasi publik. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya
pemahaman masyarakat terhadap hak perempuan akibat budaya patriarki,
minimnya pendidikan, dan keterbatasan akses informasi, yang menyebabkan
perempuan sering mengalami ketimpangan dalam pengambilan keputusan dan
akses terhadap sumber daya.
Jeni Penelitian ini adalah penelitian hukum Emperik lapangan melalui wawancara,
observasi, dan dokumentasi sebagai data primer, serta kajian literatur fiqh klasik
dan peraturan perundang-undangan sebagai data sekunder. Analisis dilakukan
secara deskriptif-komparatif untuk melihat kesesuaian antara praktik sosial dan
ajaran hukum Islam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian hak Perempuan di Dusun Emil
telah diakui, namun belum sepenuhnya terwujud secara merata. Mazhab Syafi’i
bersifat lebih moderat dan kontekstual terhadap peran perempuan di ruang publik
selama tidak bertentangan dengan nilai syariat, sedangkan Mazhab Hambali lebih
ketat dan tekstual dalam membatasi peran kepemimpinan perempuan. Praktik
masyarakat Dusun Emil lebih mendekati pandangan Mazhab Syafi’i karena
dianggap relevan dengan kondisi sosial dan budaya setempat. Penelitian ini
diharapkan memberikan kontribusi dalam pengembangan fiqh perbandingan
mazhab serta mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keadilan dan
kesetaraan gender dalam Islam

Item Type: Skripsi
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab
Depositing User: Yoe Oden
Date Deposited: 21 May 2026 02:50
Last Modified: 21 May 2026 02:50
URI: https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/31088

Actions (login required)

View Item
View Item