Fatriana, Indah (2025) Kontribusi Body Shaming Terhadap Tingkat Kecemasan Siswa Kelas X di SMAN 7 Banjarmasin. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (2MB)
AWAL.pdf
Download (685kB)
ABSTRAK.pdf
Download (237kB)
BAB I.pdf
Download (260kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (883kB)
BAB III.pdf
Download (380kB)
BAB IV.pdf
Download (1MB)
BAB V.pdf
Download (18kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (310kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (3MB)
Abstract
Perlakuan bullying yang paling sering ditemukan dengan prevalensi 15,3% pelajar
di seluruh dunia dan 19,2% pelajar di Asia adalah perundungan verbal terhadap
bentuk fisik atau disebut dengan body shaming yang dapat menimbulkan kerugian
psikis seperti kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian body
shaming, mengetahui tingkat kecemasan, dan menganalisa kontribusi kejadian
body shaming terhadap tingkat kecemasan siswa kelas X di SMAN 7
Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis korelasional dan
pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua siswa-siswi
kelas X tahun akademik 2025/2026 di SMAN 7 Banjarmasin dengan jumlah 395
orang. Sampel penelitian berjumlah 312 orang berdasarkan perhitungan rumus
Isaac dan Michael. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling.
Skala yang digunakan adalah skala kejadian body shaming berjumlah 36 item
berskala likert dengan 5 pilihan jawaban (nilai validitas r hitung 0,528 – 0,894 > r
tabel 0,514; nilai reliabilitas cronbach’s alpha 0,971) dan skala tingkat kecemasan
STAI berjumlah 40 item skala likert dengan 4 pilihan jawaban (nilai validitas r
hitung 0,178 – 0,723 > r tabel 0,1528; nilai reliabilitas cronbach’s alpha 0,893 –
0,842). Analisa data menggunakan analisa deskriptif dan uji regresi logistik
ordinal.
Hasil penelitian menemukan sebanyak 258 responden (82,7%) tidak mengalami
body shaming dan 54 responden lainnya (17,3%) mengalami body shaming;
sebanyak 156 orang (50%) mengalami kecemasan ringan, sedangkan 112 orang
(35,9%) mengalami kecemasan sedang, 27 orang (8,7%) normal atau tidak
mengalami kecemasan dan 17 orang (5,4%) mengalami kecemasan berat. Hasil uji
regresi logistik ordinal menunjukkan nilai Sig. sebesar 0,017 < 0,05 sehingga Ha
diterima dengan nilai R Square sebesar 0,019. Ditemukan bahwa aspek verbal
berkontribusi sebesar 70,2% terhadap kejadian body shaming dan aspek trait
anxiety berkontribusi sebesar 50,6% terhadap tingkat kecemasan. Dapat
disimpulkan bahwa ada kontribusi kejadian body shaming terhadap tingkat
kecemasan siswa kelas X di SMAN 7 Banjarmasin sebesar 1,9%.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 06:58 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 06:58 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/31251 |




