Sufla, Nadiatus (2026) Kecemasan Sosial Mahasiswa Aktif UIN Antasari Banjarmasin ditinjau dari Tipe Kepribadian Introvert dan Ekstrovert. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (76kB)
AWAL.pdf
Download (524kB)
ABSTRAK.pdf
Download (85kB)
BAB I.pdf
Download (199kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (379kB)
BAB III.pdf
Download (260kB)
BAB IV.pdf
Download (441kB)
BAB V.pdf
Download (35kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (182kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Kecemasan sosial merupakan kondisi psikologis yang ditandai dengan rasa
takut atau cemas berlebihan ketika individu berada dalam situasi sosial yang
melibatkan interaksi maupun penilaian dari orang lain. Kondisi ini dapat
memengaruhi kemampuan mahasiswa dalam beradaptasi dan berinteraksi di
lingkungan perguruan tinggi. Tuntutan akademik yang mengharuskan mahasiswa
berkomunikasi, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat di depan umum dapat
menjadi sumber kecemasan bagi sebagian mahasiswa. Perbedaan karakteristik
kepribadian, khususnya introvert dan ekstrovert, diduga berperan dalam munculnya
kecemasan sosial sehingga perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui perbedaan tingkat kecemasan sosial berdasarkan tipe kepribadian
introvert dan ekstrovert pada mahasiswa.
Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
desain komparatif. Partisipan penelitian berjumlah 188 mahasiswa Universitas
Islam Negeri Antasari Banjarmasin yang didapat menggunakan teknik purposive
sampling berdasarkan kriteria penelitian. Instrumen yang digunakan yaitu
Liebowitz Social Anxiety Scale (LSAS) versi Indonesia dan Eysenck Personality
Questionnaire Brief Version (EPQ-BV). Data dianalisis menggunakan uji
independent sample t-test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan
dalam tingkat kecemasan sosial antara mahasiswa introvert dan ekstrovert (p <
0,05). Mahasiswa introvert (n = 68; M = 67,22) memiliki tingkat kecemasan sosial
yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa ekstrovert (n = 120; M = 51,29). Nilai
effect size (η² = 0,109) menunjukkan bahwa tipe kepribadian memberikan
kontribusi sedang terhadap variasi kecemasan sosial. Temuan ini menunjukkan
bahwa karakteristik kepribadian berperan dalam perbedaan respons mahasiswa
terhadap situasi sosial, selain itu hasil penelitian dapat menjadi pertimbangan dalam
pengembangan dukungan psikologis di lingkungan perguruan tinggi
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 03:45 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 03:49 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/31624 |




