Ghaitsa, Haura (2026) Identifikasi Tingkat Komitmen Organisasi pada Pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kota Banjarmasin. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (82kB)
AWAL.pdf
Download (737kB)
ABSTRAK.pdf
Download (64kB)
BAB II.pdf
Download (244kB)
BAB I.pdf
Download (235kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (244kB)
BAB III.pdf
Download (221kB)
BAB IV.pdf
Download (535kB)
BAB V.pdf
Download (20kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (149kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Komitmen organisasi merupakan salah satu faktor penting yang
mempengaruhi keterlibatan individu dalam menjalankan peran dan tanggung
jawabnya dalam organisasi. Tingkat komitmen yang dimiliki anggota organisasi
dapat mempengaruhi keberlangsungan serta efektivitas organisasi dalam mencapai
tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat komitmen organisasi
pada pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Kota Banjarmasin
berdasarkan teori komitmen organisasi yang dikemukakan oleh Meyer dan Allen,
yang meliputi tiga aspek utama yaitu komitmen afektif, komitmen berkelanjutan,
dan komitmen normatif.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling
dengan jenis sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel
penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengurus Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah di Kota Banjarmasin yang berjumlah 87 orang. Pengumpulan data
dilakukan menggunakan skala komitmen organisasi yang disusun berdasarkan
aspek-aspek komitmen organisasi menurut Meyer dan Allen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat komitmen organisasi pengurus
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kota Banjarmasin secara umum berada pada
kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 46 orang (52,9%) berada pada kategori
sedang dan 41 orang (47,1%) berada pada kategori tinggi. Hasil analisis juga
menunjukkan bahwa kontribusi terbesar terhadap komitmen organisasi berasal dari
aspek komitmen afektif dengan persentase sebesar 34%. Temuan ini menunjukkan
bahwa sebagian besar pengurus memiliki keterikatan emosional yang cukup baik
terhadap organisasi, sehingga mendorong mereka untuk tetap terlibat dan
menjalankan peran serta tanggung jawabnya dalam organisasi.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 07:25 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 07:25 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/31807 |




