EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR

Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (Advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri

Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.


Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses, cari dan lainnya

Penggunaan Hadis Dha’if Dalam Penetapan Hukum Menurut Pandangan Mazhab Hanafi Dan Syafi’i

Alawiah, Rahmi (2026) Penggunaan Hadis Dha’if Dalam Penetapan Hukum Menurut Pandangan Mazhab Hanafi Dan Syafi’i. [Skripsi]

[thumbnail of KEASLIAN TULISAN RAHMI.pdf] Text
KEASLIAN TULISAN RAHMI.pdf

Download (146kB)
[thumbnail of COVER RAHMI ALAWW.pdf] Text
COVER RAHMI ALAWW.pdf

Download (527kB)
[thumbnail of ABSTRAK RAHMI.pdf] Text
ABSTRAK RAHMI.pdf

Download (173kB)
[thumbnail of BAB 1 RAHMI ALAW.pdf] Text
BAB 1 RAHMI ALAW.pdf

Download (371kB)
[thumbnail of BAB 2 RAHMI ALAW.pdf] Text
BAB 2 RAHMI ALAW.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (410kB)
[thumbnail of BAB 3 RAHMI ALAWIAH.pdf] Text
BAB 3 RAHMI ALAWIAH.pdf

Download (378kB)
[thumbnail of BAB 4 RAHMI.pdf] Text
BAB 4 RAHMI.pdf

Download (432kB)
[thumbnail of BAB 5 RAHMI.pdf] Text
BAB 5 RAHMI.pdf

Download (169kB)
[thumbnail of DAPUS RAHMI.pdf] Text
DAPUS RAHMI.pdf

Download (216kB)
[thumbnail of LAMPIRAN RAHMI.pdf] Text
LAMPIRAN RAHMI.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pandangan ulama
mengenai penggunaan hadis dha’if sebagai landasan dalam penetapan hukum
Islam. Hadis sebagai sumber hukum kedua setelah Al-Qur’an memiliki peranan
penting dalam proses istinbath hukum, namun tidak seluruh hadis memiliki kualitas
yang sama. Perbedaan metodologi dalam menilai dan menggunakan hadis dha’if
melahirkan perbedaan pendapat di kalangan mazhab, khususnya antara Mazhab
Hanafi dan Mazhab Syafi’i. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pandangan Mazhab Hanafi dan Mazhab Syafi’i terhadap penggunaan
hadis dha’if dalam penetapan hukum serta menganalisis persamaan dan perbedaan
metodologi kedua mazhab dalam menjadikan hadis dha’if sebagai hujjah.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan
komparatif. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer berupa
kitab-kitab ushul fikih Mazhab Hanafi dan Mazhab Syafi’i, serta bahan hukum
sekunder berupa kitab musthalah hadis, syarah hadis, buku, jurnal, dan literatur
ilmiah yang berkaitan dengan pembahasan hadis dha’if. Teknik pengumpulan
bahan hukum dilakukan melalui studi kepustakaan (library research), kemudian
dianalisis menggunakan teknik identifikasi, klasifikasi, dan analisis komparatif
untuk memperoleh gambaran mengenai persamaan dan perbedaan pandangan
kedua mazhab.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mazhab Hanafi dan Mazhab Syafi’i
sama-sama mengakui hadis sebagai sumber hukum Islam setelah Al-Qur’an, namun
memiliki perbedaan dalam penggunaan hadis dha’if sebagai dasar penetapan
hukum. Mazhab Hanafi memberikan ruang yang lebih luas terhadap penggunaan
hadis dha’if selama kelemahannya tidak berat dan tidak ditemukan dalil yang lebih
kuat, bahkan dalam kondisi tertentu mendahulukannya daripada qiyas. Sebaliknya,
Mazhab Syafi’i lebih selektif dan tidak menjadikan hadis dha’if sebagai hujjah
secara mandiri, kecuali apabila terdapat penguat yang dapat meningkatkan kualitas
riwayat tersebut

Item Type: Skripsi
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab
Depositing User: Yoe Oden
Date Deposited: 05 Aug 2026 06:47
Last Modified: 05 Aug 2026 06:47
URI: https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/32281

Actions (login required)

View Item
View Item