EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR

Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (Advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri

Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.


Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses, cari dan lainnya

Pengaruh Parental Autonomy Support Terhadap Nomophobia Pada Remaja di SMAN-2 Sampit

Nurrahman, Izlal Alif (2026) Pengaruh Parental Autonomy Support Terhadap Nomophobia Pada Remaja di SMAN-2 Sampit. [Skripsi]

[thumbnail of 01_PERNYATAAN.pdf] Text
01_PERNYATAAN.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 02_AWAL.pdf] Text
02_AWAL.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 03_ABSTRAK.pdf] Text
03_ABSTRAK.pdf

Download (676kB)
[thumbnail of 04_BAB_I.pdf] Text
04_BAB_I.pdf

Download (736kB)
[thumbnail of 05_BAB_II.pdf] Text
05_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (695kB)
[thumbnail of 06_BAB_III.pdf] Text
06_BAB_III.pdf

Download (703kB)
[thumbnail of 07_BAB_IV.pdf] Text
07_BAB_IV.pdf

Download (773kB)
[thumbnail of 08_BAB_V.pdf] Text
08_BAB_V.pdf

Download (676kB)
[thumbnail of 09_DAFTAR_PUSTAKA.pdf] Text
09_DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (683kB)
[thumbnail of 10_LAMPIRAN(1).pdf] Text
10_LAMPIRAN(1).pdf

Download (1MB)

Abstract

Nomophobia, yaitu ketakutan tidak dapat berkomunikasi
dengan orang lain melalui ponsel, telah menjadi masalah serius dalam
kesehatan mental remaja. Fenomena ini tidak berdiri sendiri, melainkan
dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk dinamika keluarga dan
dukungan dari orang tua. Pada pelajar, Nomophobia dapat berkontribusi
terhadap meningkatnya kecanduan smartphone. Gejala Nomophobia dapat
mencakup perasaan cemas, serangan panik, dan ketidaknyamanan ketika
ponsel tidak tersedia. Kristiani, guru Bimbingan Konseling di SMAN 2
Sampit mengatakan bahwa terdapat banyak keluhan para siswa yang
konseling ke layanan BK adalah pada kesulitan dalam konsentrasi, susah
tidur, dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah
terdapat pengaruh antara Parental Autonomy Support terhadap
Nomophobia pada remaja.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
metode regresi linier sederhana. Subjek penelitian berjumlah 234 siswa
kelas X, XI, dan XII di SMAN 2 Sampit, yang dipilih menggunakan
teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa
skala PPAS dan skala NMPQ-10. Analisis data dilakukan dengan
menggunakan program SPSS versi 26.
Hasil analisis menunjukkan bahwa Parental Autonomy Support
berpengaruh secara signifikan terhadap Nomophobia pada remaja, dengan
nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dan nilai R² sebesar 0,091. Hal
ini berarti bahwa 9,1% variasi Nomophobia dapat dijelaskan oleh
variabel PAS. Arah hubungan yang positif menunjukkan bahwa
semakin tinggi dukungan otonomi dari orang tua, semakin tinggi
pula
kecenderungan remaja mengalami Nomophobia. Temuan ini
menunjukkan bahwa dukungan otonomi yang tidak diimbangi dengan
pengawasan,
struktur,
dan
kedekatan
emosional
berkontribusi pada penggunaan smartphone secara berlebihan

Item Type: Skripsi
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Psikologi Islam
Depositing User: Yoe Oden
Date Deposited: 14 Aug 2026 03:06
Last Modified: 14 Aug 2026 03:06
URI: https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/32371

Actions (login required)

View Item
View Item