Istiqamah, Rahmi (2021) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MEANS ENDS ANALYSIS (MEA) PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS TERHADAP PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VIII SMPN 1 KANDANGAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (211kB)
AWAL.pdf
Download (873kB)
ABSTRAK.pdf
Download (87kB)
BAB I.pdf
Download (539kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (501kB)
BAB III.pdf
Download (536kB)
BAB IV.pdf
Download (616kB)
BAB V.pdf
Download (221kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (210kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (9MB)
Abstract
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan
pemecahan masalah siswa menggunakan model pembelajaran Means Ends
Analysis (MEA) dan kemampuan pemecahan masalah siswa menggunakan model
pembelajaran langsung serta untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antara
kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII SMPN 1 Kandangan
menggunakan model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) dengan
menggunakan model pembelajaran langsung.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan, yaitu penelitian yang bertujuan
dengan terjun kelapangan untuk menggali dan mengumpulkan data. Pendekatan
yang digunakan adalah pendekaran kuantitatif dengan metode eksperimen.
Sedangkan desain yang digunakan adalah Quasi Experimental (Eksperimen
semu). Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMPN 1
Kandangan yang terdiri dari empat kelas yaitu VIII A, VIII B, VIII C, dan VIII D.
sampel penelitian adalah siswa kelas VIII A berjumlah 25 siswa dan VIII B
berjumlah 25 siswa dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive
sampling. Kelas VIII A merupakan kelas eksperimen yang menggunakan model
pembelajaran means ends analysis (MEA) dan kelas VIII B merupakan kelas
kontrol yang menggunakan model pembelajaran langsung. Materi yang diajarkan
adalah persamaan garis lurus. Data kemampuan awal siswa diambil dari nilai UTS
ganjil Tahun 2019/2020.
Hasil penelitian menunjukan rata-rata tes kemampuan pemecahan masalah
kelas yang menggunakan model pembelajaran means ends analysis (MEA) adalah
64,50 dan kelas yang menggunakan pembelajaran langsung adalah 44,64
Selanjutnya dianalisis menggunakan uji t, diperoleh terdapat perbedaan yang
signifikan antara kemampuan pemecahan masalah siswa menggunakan model
pembelajaran means ends analysis (MEA) dan kemampuan pemecahan masalah
siswa menggunakan pembelajaran langsung.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education Q Science > QA Mathematics |
| Depositing User: | Pramubakti Syanie Raisya Hani |
| Date Deposited: | 26 Nov 2021 01:52 |
| Last Modified: | 26 Nov 2021 01:52 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/17608 |




