EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR

Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (Advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri

Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.


Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses, cari dan lainnya

Hukum Menggunakan Software Bajakan Untuk Bekerja (Studi Komparatif Hukum Positif dan Hukum Islam)

Apriadi, Aditya Rahman (2024) Hukum Menggunakan Software Bajakan Untuk Bekerja (Studi Komparatif Hukum Positif dan Hukum Islam). [Skripsi]

[thumbnail of PERNYATAAN.pdf] Text
PERNYATAAN.pdf

Download (351kB)
[thumbnail of AWAL.pdf] Text
AWAL.pdf

Download (798kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (214kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (259kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (217kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (328kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (363kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (170kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (174kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pada zaman sekarang, software atau program komputer memiliki peranan
penting dalam membantu pekerjaan manusia. Tingginya tingkat kebutuhan manusia
terhadap software sejalan dengan meningkatnya tingkat pembajakan software
tersebut terutama untuk bekerja atau keperluan komersial. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui bagaimana pandangan hukum baik dari Hukum Positif maupun
Hukum Islam mengenai penggunaan Software bajakan untuk bekerja, serta
mengetahui apa saja persamaan dan perbedaan hukum dalam penggunaan software
bajakan..
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research)
yang bersifat normatif. Sumber rujukan yang peneliti gunakan, yaitu 1) Hukum
positif merujuk kepada Undang-Undang Hak Cipta No. 28 Tahun 2014 tentang Hak
Cipta dan 2) Hukum Islam yang merujuk kepada Fatwa MUI No. 1 Tahun 2003
Tentang Hak Cipta serta pendapat beberapa ulama seperti Wahbah az-Zuhaili dan
Fathi al-Duraini.
Berdasarkan metode yang digunakan diperoleh hasil penelitian sebagai
berikut: Pertama, Berdasarkan Undang-Undang No.28 Tahun 2014 tentang Hak
Cipta dan Fatwa MUI No.1 Tahun 2003 tentang Hak Cipta serta beberapa pendapat
ulama, pada dasarnya baik hukum positif dan hukum Islam sama-sama melarang
penggunaan software bajakan, terutama dalam tujuan untuk mencari keuntungan.
Kedua, baik dalam hukum positif dan hukum Islam, keduanya memiliki
persamaan yaitu adanya penjelasan terhadap hak cipta, adanya kejelasan hukum
terhadap pelanggaran hak cipta, serta diakuinya hak cipta dan ciptaan sebagai suatu
objek akad.
Adapun perbedaan keduanya yaitu mengenai kriteria adanya pengecualian
atau keringanan terhadap penggunaan software bajakan, mengenai ada tidaknya
penjelasan mengenai jenis-jenis hak cipta, mengenai adanya kejelasan sanksi
terhadap pelanggaran dari software bajakan, serta mengenai sebab dilindunginya
software oleh hukum.

Item Type: Skripsi
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab
Depositing User: Sri YF
Date Deposited: 08 Mar 2024 01:49
Last Modified: 08 Mar 2024 01:49
URI: https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/26221

Actions (login required)

View Item
View Item