EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR

Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (Advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri

Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.


Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses, cari dan lainnya

Hukum Menyematkan Nama Suami di Belakang Nama Istri (Studi Komparatif Lembaga Fatwa Lajnah Daimah Arab Saudi dan Daarul Ifta’ Mesir)

Rajabbianur, Muhammad Taufiq (2024) Hukum Menyematkan Nama Suami di Belakang Nama Istri (Studi Komparatif Lembaga Fatwa Lajnah Daimah Arab Saudi dan Daarul Ifta’ Mesir). [Skripsi]

[thumbnail of PERNYATAAN.pdf] Text
PERNYATAAN.pdf

Download (69kB)
[thumbnail of AWAL.pdf] Text
AWAL.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (57kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (518kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (461kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (284kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (424kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (124kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (119kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Manusia mulai mengenal nama semenjak manusia pertama diciptakan oleh tuhan (Adam
alaihi salam). Itulah yang dijelaskan oleh kitab – kitab agama samawi yang merupakan firman
tuhan yang diyakini kebenarannya secara benar oleh golongan manusia yang beriman lagi
beragama. Terdapat banyak tradisi penggunaan nama di dunia yang dipengaruhi oleh
kebudayaan masing - masing yang memiliki sejarah yang panjang. Yang mana masing –
masing daerah memiliki tradisi penggunaan nama yang berbeda. Salah satunya tradisi yang ada
adalah kebudayaan menyematkan nama suami atau nama keluarga suami di belakang nama
istri setelah menikah. Lembaga Fatwa Lajnah Daimah Arab Saudi dan Daarul Ifta’ Mesir
merupakan dua lembaga fatwa yang telah mengeluarkan fatwanya terkait bagaimana hukum
bagi seorang muslim yang menyematkan nama suami di belakang nama istri layaknya
kebiasaan orang-orang di negeri barat.
Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum
normatif bersifat yang deskriptif melalui pendekatan komparatif, yang berfokus kepada kajian
keislaman dengan mengkaji fatwa kedua lembaga yang bersangkutan, Literatur yang berkaitan
dengan masalah fiqh, serta ilmu – ilmu penunjang lain seperti sejarah dan sosiologi sebagai
alat dan bahan analisis dalam penelitian kali ini.
Dari Hasil penelitian didapati bahwa lembaga fatwa Lajnah Daimah Arab Saudi
memfatwakan haram menyematkan nama suami di belakang nama istri adalah karena mufti
memahami bahwa menyematkan nama suami di belakang nama istri merupakan suatu bentuk
penasaban diri kepada suami atau keluarga suami, dan ini merupakan suatu hal yang terlarang
dan memiliki ancaman yang besar. Perkara ini juga dianggap sebagai meniru – niru orang kafir
(Tasyabuh bil kufr) yang mana wajib bagi muslim untuk berhati hati dan meninggalkan perkara
yang demikian itu. Berbeda dengan lembaga fatwa Daarul Ifta Mesir yang memfatwakan boleh
menyematkan nama suami di belakang nama istri karena mufti mempertimbangkan ‘urf atau
kebiasaan masyarakat di suatu negara dan berpandangan bahwa tidak ada satupun perempuan
yang pada praktiknya ketika ia mengadopsi nama suami atau nama keluarga suaminya, ia
menyangkal hubungan orang tua kepada ayah kandungnya. Perbuatan yang demikian itu hanya
sebagai bentuk identifikasi bahwa perempuan tersebut telah menikah dengan seorang pria dari
keluarga tertentu.

Item Type: Skripsi
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab
Depositing User: Yoe Oden
Date Deposited: 28 Mar 2024 00:52
Last Modified: 28 Mar 2024 00:52
URI: https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/26345

Actions (login required)

View Item
View Item