Rijal, Muhamad (2026) Pelanggaran Hak Cipta Lagu dan Musik (Studi Komparatif Hukum Positif dengan Hukum Islam. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (75kB)
AWAL.pdf
Download (627kB)
ABSTRAK.pdf
Download (111kB)
BAB I.pdf
Download (314kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (391kB)
BAB III.pdf
Download (316kB)
BAB IV.pdf
Download (182kB)
BAB V.pdf
Download (138kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (158kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (770kB)
Abstract
Pelanggaran terhadap hak cipta lagu dan musik semakin marak terjadi
dengan berbagai bentuk pelanggaran serta menimbulkan kerugian terhadap
pencipta dan pemegang hak cipta. Oleh sebab itu, Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bentuk pelanggaran dan sanksi hak cipta lagu dan musik berdasarkan
hukum positif, bentuk pelanggaran dan sanksi hak cipta lagu dan musik berdasarkan
hukum Islam serta perbandingan persamaan dan perbedaan bentuk dan sanksi
pelanggaran hak cipta lagu dan musik menurut hukum positif dengan hukum Islam.
Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif yang bersifat
deskriptif dengan menggunakan pendekatan komparatif terhadap bahan hukum
primer. Adapun bahan hukum primer yang digunakan adalah peraturan perundang
undangan, Fatwa mui, dan kitab-kitab fiqih yang berkaitan dengan penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum positif dan hukum Islam
memiliki persamaan dalam memandang bentuk pelanggaran sebagai Perbuatan
tanpa hak, melanggar undang-undang dan syariat. Sanksinya memiliki tujuan yang
sama untuk memberikan efek jera, melindungi hak (hifz al-Mal, Hifz-Aql) pencipta.
Bentuk pelanggaran hak cipta lagu dan musik dalam hukum positif sebagai
perbuatan pengumuman, penggandaan, pendistribusian, penjiplakan, Peniadaan
nama pencipta pada ciptaannya, aransemen dan transformasian ciptaan tanpa hak
secara komersial dengan kualifikasi perbuatan pembajakan, plagiarisme,
penggunaan tanpa izin dan penggunaan secara komersial tanpa membayar royalti
dan dikenakan sanksi pidana, denda, dan ganti rugi. Menurut hukum Islam bentuk
pelanggaran hak cipta lagu dan musik masuk kategori unsur jarimah ghasab,
sariqah, dan khianat dengan sanksi jarimah ta’zir yang diserahkan kepada ulil amri
(penguasa atau hakim).
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 11 May 2026 07:18 |
| Last Modified: | 11 May 2026 07:40 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/30955 |




