Kalminan, Radian (2026) Perbandingan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik (PMR) dan Direct Instruction (DI) di Kelas VIII SMPN 23 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2024/2025. [Skripsi]
1. PERNYATAAN .pdf
Download (603kB)
2. AWAL.pdf
Download (4MB)
3. ABSTRAK.pdf
Download (434kB)
4. BAB I.pdf
Download (747kB)
5. BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (551kB)
6. BAB III.pdf
Download (1MB)
7. BAB IV.pdf
Download (2MB)
8. BAB V.pdf
Download (412kB)
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (463kB)
10. LAMPIRAN.pdf
Download (11MB)
Abstract
Matematika menjadi salah satu mata pelajaran yang sangat penting karena erat
kaitannya dengan kemampuan penalaran dan pemecahan masalah. Namun, banyak
siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami dan mengaplikasikan konsep
konsep matematis, khususnya pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu
variabel, masih belum optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk
mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan perbandingan
kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model pembelajaran
pendidikan matematika realistik (PMR) dan direct instruction (DI) di kelas VIII.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kemampuan pemecahan masalah
matematis siswa pada pembelajaran pendidikan matematika realistik di kelas VIII
SMPN 23 Banjarmasin tahun pelajaran 2024/2025, (2) kemampuan pemecahan
masalah matematis siswa pada pembelajaran direct instruction (DI) di kelas VIII
SMPN 23 Banjarmasin tahun pelajaran 2024/2025, dan (3) perbedaan yang signifikan
antara kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada pembelajaran
pendidikan matematika realistik dan direct instruction (DI) di kelas VIII SMPN 23
Banjarmasin.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Populasi
sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII B dan Kelas VIII C.Teknik
pengambilan sampel menggunakan purposive sampling teknik penentuan sampel
dengan pertimbangan tertentu dimana sampel yang diambil adalah dua kelas dari
kelompok kelas VIII B sebagai kelas eksprimen yang menggunakan model pendidikan
matematika realistik (PMR) dan kelas VIII C sebagai kelompok kontrol yang
menggunakan model direct instruction (DI), dengan total peserta 63 siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis
siswa pada model PMR berada pada kualifikasi baik dengan rata-rata 70,08%,
sedangkan pada model DI juga berada pada kualifikasi baik dengan rata-rata 54,17%.
Terdapat perbedaan signifikan antara kedua model pembelajaran tersebut, di mana
PMR lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis
siswa. Hal ini dibuktikan dengan melakukan perhitungan uji normalitas dengan
menggunakan uji kolmogrov smirnov, uji homogenitas dan uji t (test) dua sampel
sebagai uji beda.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 30 Oct 2026 02:51 |
| Last Modified: | 30 Oct 2026 02:51 |
| URI: | http://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/32500 |




