Herlina, Herlina (2026) Gambaran Sabar pada Mahasiswi Fatherless di Asrama Puteri Balangan UIN Antasari Banjarmasin. Skripsi, Ushuluddin dan Humaniora.
|
Text
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf Download (259kB) |
|
|
Text
AWAL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (191kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (669kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (318kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (812kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (252kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (223kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (5MB) |
ABSTRAK
Kehadiran ayah memiliki peran penting dalam perkembangan psikologis anak, khususnya dalam pembentukan karakter, regulasi emosi, dan kemampuan menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Namun, tidak semua individu memiliki kesempatan tumbuh bersama figur ayah. Kondisi fatherless dapat terjadi karena ayah meninggal dunia, perceraian, atau minimnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Meskipun demikian, tidak semua mahasiswi yang mengalami kondisi fatherless menunjukkan dampak psikologis yang negatif. Sebagian mampu mengembangkan sikap sabar sebagai kekuatan psikologis dan spiritual dalam menghadapi berbagai kesulitan hidup. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran sabar pada mahasiswi fatherless berdasarkan aspek teguh, tabah, dan tekun menurut Umar Yusuf serta mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi terbentuknya sikap sabar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian berjumlah tiga mahasiswi fatherless yang dipilih berdasarkan kriteria subjek yang terpenuhi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran sabar pada ketiga subjek tercermin dalam aspek teguh, tabah, dan tekun. Subjek NH menunjukkan keteguhan dalam mempertahankan komitmen menyelesaikan pendidikan, ketabahan dalam menerima kehilangan ayah, serta ketekunan dalam merencanakan masa depan. Subjek HF menunjukkan kesabaran melalui kemampuan bertahan menjalani perkuliahan sambil bekerja, menghadapi berbagai tekanan hidup, dan tetap berorientasi pada tujuan masa depan. Subjek F menunjukkan kesabaran melalui penerimaan terhadap kondisi fatherless, penguatan religiusitas, serta kegigihan dalam mengembangkan diri dan meraih cita-cita. Faktor-faktor yang memengaruhi sabar pada ketiga subjek meliputi religiusitas, dukungan sosial, motivasi internal, pengalaman hidup, dan orientasi terhadap masa depan, dengan religiusitas sebagai faktor yang paling dominan dalam membentuk sikap sabar pada mahasiswi fatherless
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 05:41 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 05:41 |
| URI: | http://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/32449 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




