Ranti, Ranti (2026) Gambaran Penerimaan Diri pada Disabilitas Fisik di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Skripsi, Ushuluddin dan Humaniora.
|
Text
PERNYATAAN.pdf Download (255kB) |
|
|
Text
AWAL.pdf Download (862kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (183kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (634kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (922kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (211kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (502kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (310kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (3MB) |
ABSTRAK
Penyandang disabilitas adalah individu yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan atau sensorik dalam jangka waktu lama yang bisa mengalami hambatan dalan berinteraksi dengan lingkungan secara penuh dan efektif. Salah satu ragam disabilitas adalah disabilitas fisik. Pada penelitian ini berdasarkan kondisi di lapangan yaitu terganggunya fungsi gerak seperti lumpuh pada kaki, berbicara gagap. Dan jari-jari tangan dan kaki yang pendek atau bahkan hampir tidak terbentuk. Ditambah dalam pandangan masyarakat, penyandang disabilitas sering dipandang tidak memiliki kemampuan dan hanya membebani orang sekitar. Kondisi ini diperparah dengan lingkungan yang belum sepenuhnya mendukung aktivitas mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana gambaran penerimaan diri pada disabilitas fisik di Kabupaten Hulu Sungai Utara dan faktor apa saja yang mempengaruhi penerimaan diri pada disabilitas fisik di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif ini melibatkan dua penyandang disabilitas fisik sebagai subjek penelitian dan dua informan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tiga langkah reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penyandang disabilitas fisik melibatkan aspek perilaku, memiliki keyakinan, bertanggung jawab, menerima pujian, berusaha untuk tidak menyangkal, mencoba untuk tidak berharap, menganggap dirinya tidak berbeda, serta tidak malu atau canggung sebagai bentuk penerimaan diri. Ditemukan pula penerimaan diri pada disabilitas fisik terjadi berdasarkan faktor faktor yang mempengaruhinya.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 06:30 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 06:30 |
| URI: | http://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/32425 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




